Usaha Melegalkan Live Casino di Texas Terus Berlanjut

Live Casino bukan merupakan hal baru di Amerika Serikat. Sudah lebih dari 32 negara bagian yang melegalkan aktivitas kasino dan perjudian. Namun ternyata masih ada beberapa negara bagian yang belum meregulasi kasino dan perjudian, salah satunya adalah Texas.

Selama lebih dari satu dekade, Senator Negara Bagian Carol Alvarado (D-Houston) telah mendorong adanya aturan yang mengatur perjudian kasino di Texas.

Dia sudah mengajukan undang-undang yang mengatur tentang perjudian kasino di Texas sejak 2009 dan selalu mendapatkan masalah di pemungutan suara di parlemen. Persetujuan tersebut sangat penting karena perluasan aktivitas perjudian di Texas akan membutuhkan amandemen konstitusi, yang harus disetujui oleh mayoritas pemilih..

“Saya telah mengajukan RUU itu karena orang Texas suka berjudi dan saya sangat yakin jika kami mengajukan ini di hadapan para pemilih, itu akan lolos,” kata Alvarado.

Live Casino dan Perjudian Terbukti Menambah Pemasukan Negara

Alvarado mengatakan bahwa dengan dilegalkannya perjudian dan live casino, pemasukan negara akan bertambah melalui pajak setiap permainan.

Perwakilan Negara Bagian John Kuempel (R-Seguin) setuju. Dia mengajukan undang-undang yang sama di Texas House dan mengatakan dengan belum legalnya judi di Texas para penduduk akan bepergian ke negara bagian terdekat yang sudah melegalkan perjudian untuk memasang taruhan mereka.

“Saya pikir kami akan menyimpan uang itu di rumah dan menggunakannya, saya berharap peraturan ini dapat meringankan pajak properti, infrastruktur, pendidikan publik” kata Kuempel.

Selain itu sudah terdapat empat pengajuan izin pembangunan live casino terpercaya di Texas. Satu di Dallas/Fort Worth, satu di San Antonio, satu di Houston dan satu di Austin.

Pengembang kasino dan resort Las Vegas Sands juga ikut mendorong adanya legalisasi perjudian di Texas. Namun usaha mereka tak pernah membuahkan hasil karena tidak pernah sampai ke DPR atau Senat untuk pemungutan suara.

Baca Juga: Taruhan Olahraga Ontario Harap Segera Diluncurkan

Sementara itu mereka yang mendukung adanya legalisasi perjudian mendapatkan halangan dari penentang undang-undang tersebut.

“Saya telah menangani masalah ini selama mungkin 20 tahun dan saya tidak melihat lanskap berubah,” kata Rob Kohler, seorang konsultan untuk Christian Life Commission, badan kebijakan Texas Baptists. Kohler menentang kasino dan perjudian online.

“Ini bukan pembangunan ekonomi. Ini bukan sesuatu yang dapat Anda bangun dan kembangkan komunitas di sekitarnya. Itu menghancurkan komunitas,” tambah Kohler.

Anggota parlemen bersumpah untuk terus mendorong. Ketua dan CEO Las Vegas Sands Rob Goldstein baru-baru ini mengatakan kepada investor.

“Meskipun Texas belum akan melegalkan perjudian dalam beberapa tahun lagi, kami telah berada di sana. Kami telah menghabiskan waktu di pasar. Kami memiliki orang-orang yang mencoba menemukan tempat kami di pasar itu jika legalisasi perjudian benar-benar terjadi.”

Juru Bicara Las Vegas Sands Ron Reese mengatakan kepada NBC 5, “Sands berkomitmen untuk berbicara dengan pemangku kepentingan di Texas tentang kemungkinan melegalkan permainan kasino.”

Undang-undang tentang perjudian online tidak menunjukan tanda akan disetujui. Aliansi Taruhan Olahraga, yang telah bekerja sama dengan bisnis olahraga profesional di Texas dan situs taruhan online, mengatakan mereka juga akan terus akan terus mendesak pemerintah untuk melegalkan perjudian.

“Kami akan menggunakan waktu sebaik mungkin untuk melakukan pembicaraan dengan anggota parlemen. Kami percaya bahwa pemungutan suara memiliki peluang untuk meloloskan undang-undang ini pada tahun 2023, ”kata Cara Gustafson, juru bicara Aliansi Taruhan Olahraga.

Dengan desakkan yang dilakukan beberapa pihak kepada pemerintah Texas, diharapkan dalam beberapa tahun kedepan aktivitas live casino sudah dapat beroperasi secara legal di negara bagian itu.

Sejak 2012 Betfordeal dipercaya oleh jutaan playernya di Asia sebagai bandar judi online terbaik

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.